Elegi Waktu

Elegi Waktu

Tentang anak yang kehilangan masa lalu
Terus berlalu tanpa waktu ia tau
Tanpa berseru dia menangis pilu
Melekat kuat tak bercacat bagai benalu
Hitam pekat kian melekat, lalu menyerbu
Bak surya tiada lagi menunggu
Serta keluh kesah tak tergugu
Huru hara tak kuasa membantu

Yang dia ingat
Ketika dia berlompat-lompat
Bersama lambai rumput yang terdapat
Dalam surga yang tak mampat
Tapi kini sudahlah telat
Kelam mengikat dengan ketat
Semakin ketat dan ketat
Hingga jiwa kecil itu tak berkutat

 

(Puisi diatas merupakan puisi saya zaman SMA dulu. Silahkan tinggalkan komentar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s